Pengidap Skoliosis Perlu Mencoba Posisi Tidur Ini!

 


Tulang belakang merupakan salah satu bagian terpenting dari tubuh kita, karena fungsi utama tulang belakang sebagai penyangga tubuh sehingga kita dapat berdiri tegak maupun membungkuk. Oleh karenanya, kelaianan pada tulang belakang atau skoliosis akan membuat penderitanya merasa kesulitan untuk bergerak. Terlebih bagi Anda yang berusia dewasa,perlu adanya perawatan skoliosis untuk dewasa.untuk menbuat tulang belakang kembali normal.

Selain melakukan perawatan atau terapi, penderita skoliosis juga dianjurkan untuk tidur dalam posisi tertentu guna mengurangi rasa sakit. Tentu, Anda ingin tidur lebih nyaman tanpa terganggu dengan rasa nyeri yang tidak tertahankan, bukan? Lantas, posisi tidur seperti apa yang baik untuk pengidap skoliosis? Mari simak ulasan di bawah ini.

1.       Menyamping atau miring

Salah satu ciri skoliosis adalah punggung melengkung pada bagian atas dan cenderung melengkung ke sebelah kanan. Jika kondisinya melengkung ke bagian kanan, Anda dapat mencoba tidur dalam posisi miring ke kiri. Begitupun sebaliknya. Tidak hanya itu, Anda dapat menggunakan bantal sebagai penyangga bagian punggung. Sebab, tidur dengan posisi miring dalam waktu yang lama akan menyebabkan nyeri pada bahu karena bahu menyangga beban terlalu banyak. Selanjutnya, Anda dapat memakai guling dengan cara dijepit di antara kedua kaki. Sehingga, nyeri tulang akan berkurang, sebab posisi guling tersebut akan membantu membuka kanal tulang belakang.

2.       Telentang

Selain posisi menyamping atau miring, Anda juga dapat mencoba posisi telentang untuk mengurangi rasa sakit pada punggung. Posisi telentang ini sangat dianjurkan terutama jika lengkungan terjadi pada tulang belakang bagian bawah. Handuk yang digulung  atau bantal kecil juga dianjurkan digunakan pada posisi ini. Terdapat dua cara penggunaan handuk dan bantal kecil ini, sesuai dengan kondisi tulang punggung.

Untuk kondisi kelainan tulang punggung bagian pinggang atau bawah (lumbal), Anda bisa menggunakan bantal biasa untuk menyangga kepala. Kemudian tambahkan gulungan handuk pada bagian leher, tepat di atas pundak, dan bantal kecil di punggung bawah.

Sementara, untuk kelainan tulang punggung bagian atas atau dada (torakal), selain menggunakan bantal untuk menyangga kepala, Anda bisa menambahkan bantal kecil untuk menyangga punggung bagian bawah.

Walaupun posisi tidur yang sudah dijelaskan di atas terlihat sederhana dan mudah, Anda perlu konsultasi terlebih dahulu pada dokter untuk mengetahui apakah aman diterapkan sendiri. Selain posisi tidur yang perlu diperhatikan, tips lain yang dapat Anda coba adalah tidur dengan alas yang keras atau tidur dengan beralaskan tikar. Dengan begitu, tulang belakang yang bengkok akan dipaksa lurus dan normal kembali.

Tidur dengan kasur yang empuk tidak disarankan bagi penderita skoliosi, karena beban tulang belakang akan bertambah berat dan tulang belakang tidak istirahat. Jika tips yang sudah disebutkan belum dapat mengurangi rasa sakit Anda, segera periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Semoga artikel ini dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak, ya!