Selain Kicauannya, Kenali 9 Keistimewaan Murai Batu Medan


Burung diminati karena keunikannya dan setiap burung memiliki keunikannya masing-masing. keunikan burung dapat dilihat dari warna yang indah, tekstur bulunya yang lembut, dan kicauannya yang merdu serta mantap. Sebagian besar burung yang diincar untuk mengikuti kontes diminati karena suaranya. Salah satunya adalah Burung Murai Medan. Burung dengan kicauan lantang ini banyak diincar.

Keistimewaan Si Juara Burung Murai Medan


Murai Medan berasal dari beberapa wilayah di Indonesia. Wilayah penyebaran burung ini adalah Nias, Kalimantan, Sumatera, Aceh serta telah menyebar ke negara-negara tetangga. Disebut Murai Medan karena berada di Medan, Sumatera. Perbedaan habitat pada burung membentuk karakter burung yang berbeda dengan habitat lainnya. Berikut akan disajikan keistimewaan Murai Medan.

1. Garis Horisontal Ekor

Bulu berwarna putih di bagian ekor memiliki jumlah 4-6 bulu ekor. Bulu yang berjajar indah ini akan membentuk seperti huruf U pada bagian ujung ekor. Selain itu jumlah bulu yang tak banyak serta memiliki panjang yang berbeda di setiap bulunya, akan memberikan motif tersendiri dengan background warna hitam dari bulu asli Murai.

2. Warna Bulu

Bulu pada burung ini memiliki warna dominan hitam pekat. Warna hitamnya yang tegas akan berubah saat terkena sinar matahari. Warna kebiru-biruan yang muncul saat terkena sinar ini akan membuat warna burung mengkilat seperti logam. Warna kebiruan karena sinar matahari ini biasa disebut dengan warna samber lilin,

3. Postur Tubuh

Jika Anda mencari gambar mengenai Burung Murai Medan, Anda akan menemukan postur tubuh yang tegap. Tubuhnya yang kuat dengan dada seperti membusung ini membuat burung terlihat gagah. Tanpa bersuara pun burung ini sudah terlihat betapa ia pantas menjadi juara. Posturnya yang atletis semakin sempurna dengan warna bulu samber lilinnya.

4. Panjang ekor

Bulu ekor Burung Murai Medan memiliki panjang sekitar 25-30 cm. Bulu dengan ukuran terpanjang dari seluruh burung sejenisnya. Ekor ini memiliki bentuk yang kuat dan dapat bergerak-gerak terutama saat berkicau. Keunggulan lainnya dari ekor ini adalah saat burung mulai berkicau, ekor burung akan bergerak semakin ke atas, kicauan maksimal ekor akan bergerak hingga kepala.

5. Kekuatan dan Warna Kaki

Burung Murai dengan kualitas bagus, pada saat masih Trotol (anakan) akan memiliki kaki berwarna merah. Semakin dewasa burung, maka kaki akan semakin menghitam. Hitam pekat yang berubah seiring bertambahnya umur juga akan mempengaruhi pada kekuatan cakar atau kaki itu sendiri. Cakar akan mencengkeram dengan kuat pada dahan yang sedang dihinggapinya.

6. Kicauan 

Keunggulan lainnya adalah suaranya yang lantang saat berkicau. Bentuk paruh yang khas menciptakan suara yang khas juga pada kicauannya. Kicauan akan terdengar mantap dan lantang juga dipengaruhi oleh makanan yang bergizi serta latihan suara yang dilakukan rutin.

7. Tergolong Burung Langka

Suatu barang akan terlihat mewah jika ia termasuk kategori langka dan sulit untuk dicari. Burung yang memiliki penyebaran luas itu kini keberadaan di habitat masing-masing mulai sedikit. Salah satu cara melestarikannya adalah dengan cara mengembangbiakkannya. Tidak semua diijinkan memiliki atau menangkarkan burung ini, hanya yang memiliki sertifikat.

8. Kerapatan Bagian Tubuh

Murai Medan yang berkualitas memiliki bulu yang tidak longgar alias rapat. Bagian apapun dari tubuh burung ini berkualitas bagus pasti memiliki bagian tubuh yang rapat. Bulu yang rapat ,menandakan burung yang sehat. Selain itu, cakar yang rapat saat bertengger juga mengisyaratkan bahwa burung kuat serta sehat. Hal ini juga berpengaruh pada gerakannya.

9. Lincah

Paragraf sebelumnya sudah disebutkan tentang kerapatan bulu dan cakar yang memiliki kualitas bagus. Hal ini berpengaruh pada gerakan burung. Saat sedang di sangkar, burung akan bergerak lincah, terbang pendek dan cepat kesana kemari tanpa mengenal lelah. Gerakan lincah ini juga dibarengi dengan kicauan yang lantang serta naiknya ekor burung ke arah kepala.

Beberapa keistimewaan yang dimiliki Murai Medan telah disajikan untuk Anda. Jika Anda berminat bisa dilihat selengkapnya di laman berfaedah.com dan banyak informasi mengenai Murai Medan. Jika Anda pecinta burung, maka Anda harus melihat keistimewaan lain yang dimiliki burung ini. Langsung saja cek situs webnya agar mengenal lebih jauh.

Mengenal Gejala, Faktor Resiko dan Pengobatan Patent Ductus Arteriosus




Patent ductus arteriosus  merupakan sebuah kelainan jantung bawaan atau yang dikenal juga sebagai cacat jantung, biasanya hal ini kebanyakan dialami oleh bayi yang lahir secara prematur. Kondisi tersebut terjadi ketika ductus arteriosus ini masih tetap terbuka setelah bayi tersebut lahir ke dunia, jika seandainya dibiarkan secara terus menerus atau tidak segera mendapatkan penanganan tentunya secara otomatis hal tersebut bisa menyebabkan terjadinya hipertensi, kemudian juga aritmia sampai dengan gagal jantung.

Kelainan jantung bawaan ini pada dasarnya akan berlangsung lama, sampai dengan bayi menginjak usia dewasa jika seandainya tidak segera dilakukan tindakan penanganan. Adapun diantaranya beberapa gejala terkait dengan PDA atau cacat jantung tersebut yang hendaknya Anda ketahui, yaitu:

  1. Terjadi sesak napas.
  2. Jantung akan berdetak lebih cepat.
  3. Napas menjadi tersegal-segal.
  4. Gangguan pada pertumbuhan.
  5. Nafsu makan yang turun.
  6. Mudah lelah, meskipun hanya menjalani aktivitas ringan.
  7. Mudah berkeringat ketika sedang makan ataupun menangani.

Ada beberapa faktor resiko yang bisa meningkatkan terkena gangguan kesehatan tersebut, diantaranya adalah:

  1. Perempuan, faktanya dibandingkan dengan bayi laki-laki, maka bayi perempuan jauh lebih rentan terkena masalah kesehatan tersebut.
  2. Infeksi virus rubella, khususnya adalah yang menjangkiti ibu yang sedang hamil, maka nantinya dapat menyebar ke sistem pernapasan bayi sampai dengan jantung merema.
  3. Bayi yang lahir di dataran tinggi, khususnya adalah lebih dari 3000 meter di atas permukaan laut, karena kondisi udaranya yang juga rendah.
  4. Memiliki riwayat penyakit tertentu, diantaranya adalah sindrom down, bayi yang memiliki sindrom down ini akan lebih rentan untuk terkena PDA.
  5. Bayi yang lahir prematur, setidaknya menurut catatan ada lebih dari 50 persen kasus PDA adalah terjadi pada bayi yang lahir secara prematur kurang dari 26 minggu.

Masalah yang satu ini umumnya dapat diketahui oleh dokter dengan dilakukan diagnosis, yaitu pemeriksaan dengan mengandalkan ekokardiografi, kemudian juga alat yang dikenal sebagai elektrokardiografi sampai dengan rontgent dada, sehingga nantinya dokter bisa melihat kondisi organ dalam, termasuk diantaranya adalah jantung bayi. Adapun biasanya beberapa jenis pengobatan yang dilakukan untuk pasien PDA ini, yaitu dengan pemberian obat, pemasangan alat penyumbat menggunakan kateter ataupun juga pembedahan.

PDA ini pada dasarnya memang kelainan jantung yang sangat membahayakan, karena beresiko tinggi untuk menyebabkan terjadinya komplikasi, seperti diantaranya adalah:

  1. Gagal jantung, kebanyakan diantara penderita dari PDA ini akan mengalami kondisi dimana jantung nantinya akan membesar dan juga lemah, sehingga tidak dapat digunakan untuk memompa darah sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian menyebabkan pasiennya juga akan mengalami kondisi gagal jantung.
  2. Hipertensi pulmonal, hipertensi pulmonal sendiri merupakan sebuah kondisi dimana tekanan darah tinggi terjadi pada pembuluh darah yang ada pada paru-paru. Sehingga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada organ paru-paru dan juga jantung.
  3. Infeksi jantung, kondisi yang tidak kalah membahayakan pada penderita PDA ini adalah mereka rentan sekali terkena peradangan pada lapisan di bagian dalam jantung yaitu endokardium.

Jadi patut untuk berhati-hati, bumil atau wanita yang sedang hamil ada baiknya untuk melakukan vaksinasi, kemudian juga menjaga kandungan dengan baik seperti dengan mengonsumsi makanan yang bergizi serta cukup istirahat, sehingga nantinya kehamilan akan berlangsung sehat hingga lahir, tidak menyebabkan bayi lahir prematur bahkan juga terkena patent ductus arteriosus.